Kisruh Valencia: Pelatih Dipecat, Agen Ronaldo Berulah, dan Ancaman Civil War

 

Hokieqq – Pada hari Rabu (11/9/2019) waktu setempat, pemicu bom waktu di Valencia mulai menyala. Semuanya dimulai saat pemilik tim, Peter Lim, memecat Marcelino Garcia Toral.

Padahal pelatih berumur 54 tahun tersebut sudah mendapatkan tempat khusus di hati para penggemar. Bagaimana tidak, ia bertanggung jawab atas kebangkitan Valencia setelah sebelumnya sempat nyaris jatuh ke Segunda Division.

Lebih ajaibnya lagi, ia sukses mengantarkan Valencia kembali berkiprah di Liga Champions pada musim lalu. Kemudian, ia meraih kesuksesan yang sama dengan membawa Valencia bertengger di posisi empat La Liga musim lalu.

Namun, di tengah kebangkitan tim, Lim membuat keputusan yang kontroversial. Ia memecat Marcelino menjelang laga penting melawan Barcelona pada akhir pekan ini dan Chelsea di ajang Liga Champions beberapa hari setelahnya.

Andil Agen Ronaldo, Mendes

Sebagai pengganti Marcelino, Valencia menunjuk Albert Celades untuk mengisi pos kepelatihan. Keputusan itu semakin membuat fans berang karena Celades tak memiliki pengalaman melatih lebih besar ketimbang menjadi sekadar asisten Julen Lopetegui di Real Madrid.

Situasi kian runyam dengan adanya andil superagen yang menaungi Cristiano Ronaldo, Jorge Mendes. Ia ditengarai sebagai sosok di balik layar yang menggagalkan upaya Marcelino dan direktur tim, Mateo Alemany, untuk memboyong Denis Suarez dan Rafinha ke Mestalla.

Pengaruh Mendes di Los Che terbilang cukup besar. Ia kerap membawa pemain orbitannya, seperti Joao Cancelo misalnya. Namun sebagian besar di antaranya tidak bermain dengan baik. Contohnya Alvaro Negredo, Aymen Abdennour, Enzo Perez, hingga Nani.

Peter Lim sendiri dikabarkan tidak puas dengan kebijakan Marcelino dalam memboyong pemain. Ia ingin Valencia dihuni oleh banyak pemain muda, seperti Ferran Torres dan Kang-in Lee, agar bisa mendapatkan keuntungan besar dari penjualannya di masa depan.

Protes dari Pemain

Keputusan Lim memecat Marcelino membuat banyak sosok penting angkat bicara. Mulai dari pemain hingga mereka yang pernah membela Valencia.

Salah satunya adalah bek veteran, Ezequiel Garay. Melalui media sosial, ia melayangkan kecaman kepada pembuat keputusan. “Siapapun yang mengambil keputusan ini tidak hanya menginjak-injak anda, tapi seluruh tim dan fans. Saya akan katakan ini secara lantang dan jelas: INI TIDAK ADIL,”.

Sementara itu, Dani Parejo mengucapkan tribut yang menyentuh hati melalui Twitter. “Bos, saya mengharapkan yang terbaik untuk anda, saya yakin anda akan berbuat baik ke manapun anda pergi. Terima kasih telah membuat klub ini lebih besar dan saya menjadi lebih baik,” tulisnya

Canizares dan Beban Celades

Mantan kiper Valencia, Santiago Canizares, pun berbicara soal pelatih Valencia saat ini, Celades. “Dia tidak tahu bagaimana dirinya akan disambut di ruang ganti, tugasnya akan sangat rumit sejak awal,” ungkapnya.

Sementara itu, Celades sendiri cukup sadar bahwa tanggung jawab yang ia emban cukup besar. “Kami akan mencoba jalan yang terbaik. Saya tidak takut, saya tahu tuntutannya besar dan saya paham akan kekhawatiran itu, bahwa saya tidak memiliki pengalaman hebat di level klub,” ucapnya.

Masalah pengalaman bukan satu-satunya alasan mengapa fans Los Che murka terhadap manajemen. Melainkan karena Celades memiliki hubungan khusus dengan Jorge Mendes. Agennya, Carlos Bucero, bekerja untuk pria asal Portugal tersebut.