Kehadiran Mourinho di Ligue 1 Sudah Sangat Dinantikan

Jose Mourinho

HokieQQ – Rumor bakal bergabungnya Jose Mourinho ke salah satu klub Ligue 1 mendapat sambutan positif. Sejumlah pelatih mengaku akan sangat senang jika pria asal Portugal itu melatih di Ligue 1 musim depan.

Mourinho tidak melatih klub mana pun sejak kehilangan jabatannya sebagai manajer Manchester United pada Desember 2018 lalu. Ada sejumlah tawaran untuk Mourinho, namun dia memilih menolak dan menunggu tawaran di awal musim.

Dalam karirnya, Mourinho sudah pernah melatih di beberapa liga top Eropa seperti Serie A, Premier League dan La Liga. Dia juga pernah melatih di Portugal. Hanya Bundesliga dan Ligue 1 yang belum dia coba.

Seperti apa sambutan pelatih Ligue 1 terkait rumor Mourinho?

Dinantikan di Ligue 1

Pelatih Lyon, Bruno Genesio, mengaku sangat senang jika Jose Mourinho akan bergabung ke klub Ligue 1. Bahkan, jika Mourinho akan menggantikan posisi yang kini dijabatnya. Genesio merasa bangga bisa digantikan Mourinho.

Sikap positif juga terucap dari mulut Leonardo Jardim, pelatih AS Monaco. Menurunya, Mourinho akan membuat Ligue 1 makin berwarna dan semarak.

“Jujur saja, menurut saya, jika memang dia datang, itu adalah hal yang baik. Paulo [Sousa, pelatih Bordeaux] ada di sini, Sergio Conceicao ada di sini, ada beberapa [manajer] Portugis di Ligue 1,” ucap Jardim dikutip dari Goal International.

“Itu adalah hal yang bagus kerena Ligue 1 adalah liga yang ketat. Manaher asal Portugal punya pengalaman yang bagus, Mourinho bahkan lebih bagus dari yang lain. Itulah mengapa jika datang saya akan senang,” sambungnya.

Manajer Perintis

Leonardo Jardim menyebut jika sosok Jose Mourinho telah menjadi wakil dari Portugal. Dia menjadi representasi dari kisah sukses manajer asal Portugal di pelosok dunia, termasuk di Ligue 1. Pria 56 tahun tersebut dinilai sebagai perintis.

“Dia jadi manajer terkenal pertama yang mampu mempertahankan performanya dan sukses di luar Portugal. Bahkan, jika di Prancis ada Arthur Jorge yang pernah meraih juara di Prancis, kita tidak boleh melupakannya,” kata Jardim.

“Tapi, di antara para manajer generasi baru, maka dia adalah perintis dalam konteks tersebut,” tutup Jardim.