Dua Eks Premier League jadi Kunci Ajax di Liga Champions

Ajax Amsterdam

HokieQQAjax Amsterdam bakal berjumpa Tottenham Hotspur di semifinal Liga Champions. Ajax pun sudah menyiapkan dua pemain jebolan Premier League untuk menularkan pengalaman mereka kepada para pemain muda di tim.

Duel leg pertama antara Ajax melawan Spurs akan digelar pada Rabu (1/4) dini hari WIB di Tottenham Hotspur Stadium. Sementara, duel leg kedua akan digelar di Johan Cruijff Arena pada Kamis (9/5) yang akan datang.

Pelatih Ajax, Erik ten Hag, mengatakan jika anak asuhnya masih kurang dalam hal pengalaman. De Godenzonen dihuni oleh banyak pemain muda. Namun, ada juga beberapa pemain senior yang akan diandalkan olehnya.

Siapa pemain senior yang akan jadi andalan Erik ten Hag?

Dua Jebolan Premier League

Duel melawan Spurs akan jadi yang perdana bagi Ajax melawan tim asa Inggris pada musim 2018/19 ini. Karena itu, penting baginya untuk berharap pada sosok Daley Blind dan Dusan Tadic yang sudah punya pengalaman bermain di Inggris.

Daley Blind pernah menjadi bagian dari skuat Manchester United. Sedangkan, Dusan Tadic pernah bermain selama empat musim untuk Southampton. Kedua pemain ini tentu saja sudah tahu gaya bermain Spurs karena pernah melawannya.

“Kami mungkin kurang pengalaman. Kami pun dengan sengaja melihat ke Premier League, dengan Dusan Tadic dan Daley Blind. Kami harus mendapatkan mereka musim ini dan itulah yang berhasil kami lakukan,” ucap Erik ten Hag.

Erik ten Hag sejatinya masih punya satu lagi pemain berpengalaman yakni Klaas-Jan Huntelaar [35 tahun]. Namun, dia belum pernah bermain untuk klub asal Inggris.

Belum Puas

Mencapai semifinal Liga Champions acap kali dinilai sebagai capaian yang epik bagi Ajax pada musim 2018/19 ini. Apalagi, pada fase sebelumnya, Ajax mampu menyingkirkan tim-tim yang jadi unggulan. Ajax menyingkirkan Real Madrid dan Juventus.

Namun, Erik ten Hag berharap agar langkah Ajax tidak berhenti pada babak semifinal. Pelatih berusia 49 tahun itu berharap bisa melaju lebih jauh lagi di Liga Champions.

“Kami sudah mencapai sesuatu, tapi kami ingin melakukan lebih banyak lagi. Kami tidak ingin berpuas diri, kami sangat semangat dan kami sangat segar. Kami bisa melakukan yang terbaik, kami tahu betul hal itu,” tandas Erik ten Hag.